Denpasar Bali menjadi kota ketiga pemberhentian rangkaian road tour bertajuk Connectified Tour yang adalah kolaborasi dengan dua band bertalenta tanah air ialah Polka Wars dan The Panturas. Di Pulau Dewata ini, acara konser yang dihelat mengambil daerah di Lingkara Gallery Denpasar. Sebuah venue unik berupa daerah pameran foto yang disulap menjadi kancah konser musik yang berkonsep mingle.

Seperti dua kota sebelumnya ialah Semarang dan Surabaya, ketidakhadiran Polka Wars dan The Panturas di Bali juga telah ditunggu fans yang telah membeli karcis. Mereka cuma perlu membuka pilih menu ‘Event’, pilih karcis Connectified Tour layak dengan lokasi yang diharapkan. Sesudah itu, bayar lewat pelbagai cara pembayaran yang tersedia. Dikala hingga di venue tinggal menukarkan bukti pembayaran dengan gelang sebagai pertanda masuknya.

Malam itu, ratusan fans yang hadir kembali membikin venue penuh sesak! Kemunculan sejumlah band lokal juga turut andil membikin malam itu menjadi luar umum, secara khusus penampilan Zat Kimia. Polka Wars dan The Panturas malahan berhasil menghibur fans nya di Bali dengan repertoire special yang dudah dipersiapkan sebelumnya. Penampilan yang gemilang dan didorong sound yang perfect membikin penonton demikian itu merasakan band-band yang main.

Klik Juga : Sewa Organ Tunggal & Sewa Lighting

Bagi The Panturas untuk membatasi sumber suaranya lebih mempercayakan floor monitor yang berfungsi sebagai sumber bunyi yang didengar tiap-tiap personil sehingga dapat mendengar permainan instrumennya atau vokalnya sendiri secara lebih terang. Band yang memainkan musik surf rock ini tampaknya tak membutuhkan In-ear monitor atau mungkin merasa lebih nyaman mengaplikasikan floor monitor.

Dapat jadi sebab musik yang dimainkannya hal yang demikian tak membutuhkan control sound yang lebih terperinci. Dan mereka tampaknya acap kali tersulut untuk mengerjakan stage dive ketika pemonton memanas sehingga apabila mengaplikasikan in-ear monitor yang harganya tak murah ini malahan akan merusaknya.

In-Ear monitor yaitu sebuah alat untuk memonitor bunyi yang didesain supaya tepat terpasang di alat pendengaran penyanyi. Meski berukuran kecil, kesanggupan alat ini untuk meningkatkan mutu audio hasil mixing dari sound engineer sampai ke alat pendengaran para penyanyi dan musisi bisa memberikan perbedaan yang signifikan pada kinerjanya di atas pentas.

Lazimnya in-ear monitor berbentuk rangkaian menyerupai penyumbat alat pendengaran (ear-buds) dan pengaplikasiannya masih semestinya dilengkapi dengan sebuah transmitter system yang berfungsi sebagai amplifikasi untuk menambah power pada in-ear monitor.

Kunjungi Juga : https://sewa-soundsystem.com/