Apa imbasnya mesin pompa air kerap kali start-stop ?

Pompa Air

Mesin pompa air ialah salah satu perlengkapan listrik yang cukup vital di banyak perumahan. Kerusakan pada unit ini akan mengakibatkan terganggunya pasokan air dari dalam tanah, dan tentu akan benar-benar mengganggu kesibukan harian di rumah. Sehingga berangkat dari fakta inilah kita sebaiknya memandang aspek pengoperasian dari mesin pompa air ini.

Lihat juga: https://www.teknikmart.com/power-tools-dan-pengukuran/power-tools-listrik/bor-obeng-listrik.html

Artikel ini tak membahas mengenai rinci pemasangan instalasi pompa air beserta komponen pemipaannya. Namun pembahasannya akan lebih mengkaji pada aspek operasi dari mesin pompa air dipandang dari sudut kelistrikannya.

Komponen-komponen Mesin Pompa Air dan Fungsi Kerjanya
Secara lazim, diluar instalasi pipa, mesin pompa air terdiri dari dari 3 komponen besar ialah :

1. Motor listrik (awam kita ucap dengan dinamo)

2. Pompa air dan tabung akumulator.

3. Aksesoris yang umumnya terpasang : pressure switch (kita lazim menyebutnya “otomatis”) dan motor thermal protector (terpasang di dalam motor listriknya).

Motor listrik berfungsi sebagai pencetus pompa air, dimana motor listrik ini merubah kekuatan listrik menjadi kekuatan gerak / putar. Antara motor listrik dan pompa air dikaitkan oleh satu shaft. Pompa air memiliki komponen yang disebut impeller yang juga turut berputar, sedemikian sehingga air terhisap dari sumbernya lewat pipa masuk (suction) dan kemudian didukung keluar dengan tekanan tertentu lewat pipa keluar (discharge). Sebelum air keluar di pipa discharge, karenanya air itu via dahulu sebuah tabung yang berfungsi sebagai akumulator. Metode kerja akumulator ini ialah menaruh air pada dikala tekanan pompa tinggi dan mengeluarkan air dikala tekanannya turun. Ada sebagian mesin pompa air yang tak mengaplikasikan tabung ini.

Walaupun aksesoris seperti pressure switch (atau “otomatis”) berfungsi sebagai sensor tekanan air. Pressure switch ini memberi instruksi kapan mesin pompa air seharusnya berhenti dan kapan mesin seharusnya start, tergantung dari tekanan air yang diterima sensornya. Dan thermal protector motor berfungsi sebagai system proteksi motor listrik untuk menghindari kerusakan kawat lilitan motor listrik sebab panas yang berlebihan.

Metode kerja mesin pompa air
Kita asumsikan suatu instalasi air mengaplikasikan mesin pompa air dengan instalasi pipa yang seketika menuju keran air. Dikala keran dibuka, karenanya air keluar sebab masih ada tekanan sisa di dalam pipa dan juga dalam akumulator. Seiring kuantitas air yang keluar karenanya tekanan hal yang demikian akan turun dan dinikmati oleh pressure switch.

Baca Juga : Mengolah Air Hujan Menjadi Laik Minum dengan Setrum